Archive for May, 2010

Puisi Pa Habibie

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ADA pasti menjadi TIADA pada akhirnya
Dan kematian adalah sesuatu yang PASTI,
Dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi,
Aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku TERSENTAK sedemikian HEBAT,
Adalah kenyataan bahwa KEMATIAN …
Benar-benar dapat MEMUTUSKAN KEBAHAGIAAN dalam diri seseorang,
SEKEJAP saja…
Lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
Hatiku seperti tak di tempatnya,
Dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.

Kau tahu sayang,
Rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada air mata yang jatuh kali ini,
Aku selipkan salam perpisahan panjang,
Pada kesetiaan yang telah kau ukir,
Pada kenangan pahit manis selama kau ada,
Aku bukan hendak mengeluh,
Tapi rasanya TERLALU SEBENTAR kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
Tanpa mereka sadari,
Bahwa KAULAH yang MENJADIKAN aku KEKASIH yang BAIK
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
Tapi kau AJARKAN aku KESETIAAN, sehingga aku SETIA,
Kau AJARKAN aku ARTI CINTA, sehingga aku mampu MENCINTAIMU seperti ini.

Selamat jalan,
Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
Kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

Selamat jalan sayang,
Cahaya mataku, penyejuk jiwaku,
Selamat jalan,
CALON BIDADRI Surgaku ….

BJ. HABIBIE


Harapan Itu Masih Ada

By: OFA

Di dalam kamar yang gelap gulita, Ada 4 lilin yang menyala. Sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka.

Yang PERTAMA berkata:

“Aku adalah DAMAI… Namun manusia tak mampu menjagaku, Maka lebih baik aku mematikan diriku saja!”

Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam. Yang KEDUA berkata:

“ Aku adalah IMAN… Sayang aku tak berguna lagi. Manusia tak mau mengenalku, Untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.”

Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya. Dengan sedih giliran Lilin KETIGA bicara:

“ Aku adalah CINTA… Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala. Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna. Mereka saling membenci… Bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.”

Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga. Tanpa terduga… Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata:

“Apa yang terjadi?! Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!”

Lalu ia mengangis tersedu-sedu. Lalu dengan terharu Lilin KEEMPAT berkata:

“Jangan takut…  Janganlah menangis… Selama aku masih ada dan menyala, Kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya: Karena Akulah … HARAPAN”

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin HARAPAN, Lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak boleh mati hanyalah ASA yang ada dalam hati kita…. Dan ASA itu akan tetap ada selama kita BERSAMA Sang PENCIPTA ……..PENGUASA ALAM SEMESTA

“ …Dan janganlah BERPUTUS ASA dari RAHMAT Allah, Sesungguhnya yang tiada BERPUTUS ASA dari RAHMAT Allah melainkan kaum yang KAFIR” (QS. Yusuf :87)


Kelompok Diskusi Kelas C

Download Kelompok Diskusi Kelas – C di sini


  • Al Qur’an

  • Get 4Shared Premium!
  • Portal Akademik

  • Copyright © 1996-2010 Khaeroni.Net :: Tiny. All rights reserved.
    iDream theme by Templates Next | Powered by WordPress