Linux mempunyai banyak distro, salah satunya adalah Ubuntu. Tapi, kali ini saya tidak akan bercerita banyak tentang ubuntu. Ulasan lengkap bisa didapatkan dari website resmi ubuntu sendiri yaitu www.ubuntu.com. Yang saya tahu, versi terakhir dari distro ini adalah versi 10.4.
Nah, pengalaman saya menginstall ubuntu adalah versi 7, 8, dan 9. Saat itu di laptop saya terdapat dua sistem operasi (dual os), yaitu Windows XP dan Linux. Windows XP saya install terlebih dahulu, lalu beberapa waktu kemudian saya menginstall Linux. Setelah menginstall linux, maka setiap kali saya menghidupkan komputer terdapat menu OS Selector yang dibuat oleh Ubuntu saat instalasinya, atau yang sering disebut dengan boot loader (jika ada lebih dari 1 sistem operasi di satu komputer).
Adakalanya, setelah menginstall ubuntu saya perlu menguninstall kembali ubuntu. Permasalahan yang muncul adalah kita mengharapkan hanya menguninstall linux-nya sementara Windowsnya tetap. Cara termudah adalah dengan membuang partisi dimana linux diinstall. Langkahnya adalah dengan melakukan booting ke Windows, kemudian install program partition magic atau yang sejenis. Atau bisa juga menggunakan live CD tools seperti Parted Magic. Kamudian menjalankan aplikasi tersebut. Dari sana, partisi Linux dapat dihapus.
Namun, yang terjadi penghapusan pertisi tersebut tidak serta merta mengembalikan komputer dalam kondisi normal. Komputer malah tidak bisa booting. Hal ini disebabkan MBR-nya tidak dikembalikan lagi. Nah, bagaimana caranya agar komputer bisa booting kembali ke Windows XP tanpa harus menginstall ulang Windowsnya? Yang kita butuhkan adalah sebuah CD Windows XP.
Pertama, masukkan CD ke dalam komputer. Kemudian boot melalu CD tersebut. Jika ada tulisan ‘Press any key to boot from CD.’ segera tekan sebarang tombol pada keyboard. Tunggu beberapa saat sampai muncul layar opsi utama. Kita akan melakukan REPAIR tetapi melalui console. Jadi, tekan tombol R. Layar akan menjadi gelap, tunggu beberapa saat sampai muncul pilihan partisi. Pilih partisi dimana windows diinstall. Ketikkan angka yang menunjukkan urutan partisi, biasanya 1. Kemudian tekan ENTER.
Setelah itu, masukkan password Administrator. Jika Anda lupa, tanyakan password tersebut kepada orang yang menginstall Windows di komputer Anda. Setelah itu tekan ENTER. Tunggu beberapa saat sampai command prompt berikut muncul:
C:\WINDOWS>
Ketikkan perintah FIXMBR sebagai berikut
C:\WINDOWS>FIXMBRM
Anda diminta konfirmasi, ketikkan Y kemudian ENTER
Kemudian, ketikkan perintah FIXBOOT sebagai berikut
C:\WINDOWS>FIXBOOT
Anda diminta konfirmasi, ketikkan Y kemudian ENTER
Terakhir, ketikkan EXIT
C:\WINDOWS>EXIT
dan setup akan me-restart komputer.
Keluarkan CD dari komputer Anda, dan nikmati hasilnya. Komputer Anda sudah kembali ke Windows XP lagi.
Tapi ingat, masih ada space kosong pada hardisk Anda dan belum di partisi. Jika Anda ingin memanfaatkannya, cobalah untuk membuat partisi ataau meresize partisi yang sudah ada menggunakan tools seperti Partition Magic atau sejenis.
Demikian, semoga bermanfaat.






Recent Comments